RSS

Category Archives: JENIS-JENIS

Kacang koro

kacang koro

Jika Anda penggemar camilan dari polong-polongan, sudah pasti Anda familiar dengan rasa nikmat dan gurih kacang koro. Jenis kacang yang satu ini memang cukup populer dijadikan makanan ringan atau camilan saat bersantai. Kacang dengan nama latin Canavalia ini pada dasarnya ternagi lagi ke dalam beberapa varian atau jenis. Di Indonesia sendiri, ada 3 jenis kacang koro yang populer dikonsumsi dan dimanfaatkan. Varian tersebut antara lain Canavalia gladiata atau kacang koro pedang, Mucuna prurien atau kacang koro benguk, dan kacang koro kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus. Ketiga bahan baku ini lazim digunakan dalam berbagai bidang termasuk sebagai salah satu alternatif pengganti kedelai dalam pembuatan tempe dan juga tahu. Selain sama-sama berkerabat dalam lingkup fabaceae atau polong-polongan, pada faktanya kandungan gizi koro juga hampir serupa dengan kedelai. Jadi, kacang koro merupakan alternatif terbaik. Terlebih harganya cukup murah jika dibanding kedelai.

Klasifikasi Kacang Koro

Dalam dunia taksonomi, kacang koro diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Kingdom : Plantae (tumbuhan).
  2. Subkingdom : Tracheobionta (tumbuhan yang berpembuluh).
  3. Superdivisio : Spermatophyta (tumbuhan yang menghasilkan biji).
  4. Divisio : magnoliophyta (tumbuhan dengan bunga).
  5. Kelas : Magnoliopsida (tumbuhan berkeping dua / dikotil).
  6. Sub-kelas : Rosidae.
  7. Ordo : Fabales.
  8. Familia : Fabaceae (suku polong-polongan).
  9. Genus : Canavalia.
  10. Spesies : Canavalia gladiata (Jack.) DC., Canavalia ensiformis ( L.) DC., Mucuna prurien, dll

Di antara spesies atau jenis kacang koro, jenis Canavalia gladiata (Jack.) DC. atau kacang koro pedang yang paling banyak digunakan dan dimanfaatkan. Hal ini dikarenakan kandungan gizi-nya yang jauh lebih lengkap dan khusus di Indonesia, jenis kacang koro inilah yang paling mudah ditemukan.

Kacang Koro Pedang

s

Pada dasarnya, kacang koro memang disinyalir berasal dari benua Asia juga Afrika. pada mulanya kacang ini secara besar-besaran ditanam khususnya di wilayah Asia Selatan juga Tenggara. Negara tersebut antara lain Myanmar, Indo-China, Sri Lanka, India dan lain-lain. Meski demikian, secara aktual, kacang koro pedang telah ternaturalisasi dan kini juga dengan mudah dijumpai di Indonesia. Tanaman koro pedang sendiri merupakan tanaman pemanjat tahunan dimana proses pertumbuhannya tidak memakan waktu lama dan dilengkapi dengan batang kayu dengan panjang maksimal 10 meter. Kacang koro berdaun tiga dengan bentuk membundar seperti telur, lancip dan memiliki bulu halus jarang pada kedua sisinya. Adapun bunganya serupa tandan di ketiak dan terkeluk balik dengan warna putih. Sementara itu buahnya berupa polongan dengan bentuk lonjong memita, ujungnya cenderung lebar dan dalam kondisi tertentu melengkung. Biji dalam polongan kacang koro memiliki bentuk lonjong dengan warna variatif yakni merah muda, merah, merah kecoklatan dan bahkan hitam pekat. Namun dalam kondisi tertentu, warna biji ini tak jarang dijumpai yang berwarna putih bersih.

Kacang koro pedang merupakan salah satu jenis koro yang dapat ditemukan dengan mudah di Indonesia. Kara Pedang (Canavalia Ensiformis), berasal dari Asia atau Afrika. Kara Pedang secara luas ditanam di Asia Selatan dan Asia Tenggara, terutama di India, Sri Lanka, Myanmar dan Indo-China. Dan kini telah tersebar di seluruh daerah tropis dan telah ternaturalisasi di beberapa daerah termasuk juga Indonesia.Nama lain kara pedang (Canavalia Ensiformis) adalah kara adalah kara parasman.Di Jawa Tengah, kara pedang dikenal dengan nama koro bedog, koro bendo, koro loke, koro gogok, koro wedhung, dan koro kaji ( Lahiya, 1983, dalam Handajani, 1993). Di Jawa Barat, kara pedang dikenal dengan nama kaos bakol ( Maradjo, 1976, dalam Handajani, 1993),dan dalam bahasa Inggris disebut Sword Jack Bean. Sedangkan klasifikasi kacang kara pedang,adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae (tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)

Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)

Divisio : magnoliophyta (berbunga)

Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub-kelas : Rosidae

Ordo : Fabales

Familia : Fabaceae (suku polong-polongan)

Genus : Canavalia

Spesies : Canavalia Ensiformis (Jack.) DC.

f

MANFAAT KACANG KORO PEDANG (Canavalia gladiata)

Kara pedang digunakan sebagai sayuran, makanan hewan dan pupuk hijau. Polong muda yang masih hijau digunakan sebagai bahan makanan di Asia tropis, sebagai sayuran hijau yang direbus mirip dengan buncis ( Phaseolus vulgaris L.). Polong yang sudah dewasa tetapi masih segar dan berwarna hijau juga dikonsumsi sebagai sayuran. Bunga dan daun muda digunakan dalam mengukus sebagai perasa. Di Jawa kara pedang digunakan sebagai penutup tanaman yang berjangka waktu pendek dan sebagai pupuk hijau. Kadang-kadang digunakan sebagai makanan hewan tetapi lebih sedikit dibanding dengan kara parang ( Canavalia ensiformis ( L.) DC.). Biji merah muda kadang-kadang digunakan sebagai obat tradisional Cina. Urease yang diekstrak dari kara pedang digunakan dalam analisis laboratorium

Selain itu kacang koro pedang juga dimanfaatkan untuk membuat tahu dan tempe (http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe). Koro pedang digunakan sebagai pengganti kedelai, karena selain harganya jauh lebih murah dibanding kedelai (per kilo Rp. 3500), juga penanamannya sangat mudah (Liputan 6 – SCTV) Selain itu koro pedang memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan kedelai.

Dari beberapa sumber juga menyebutkan :

  1. Memiliki kandungan zat gizi yang tinggi antara lain : protein, lemak, dan mineral. Selain itu kara pedang juga memiliki serat yang dapat digunakan sebagai dietary fiber.2. Memiliki kandungan nir gizi, diantaranya Lectin, dan Canavanine. Selain itu biji kacang koro pedang memiliki bau yang kuat, dan bersifat racun.
  2. Kandungan nir gizi ini dapat diatasi dengan perendaman, penghancuran, pemanasan, dan dapat juga dengan fermentasi.

4. Dapat dimanfaatkan sebagai sayur, pengganti kedelai untuk produk tempe, tahu, dan juga kecap.

Nah begitulah artikel mengenai ” Mengenal Kacang Koro dan Manfaat Yang terkandung di Dalamnya “, semoga artikel ini bisa dijadikan sebuah wacana dan bermanfaat untuk pembaca. Saya ucapkan terimakasih sudah membaca artikel saya.

Terimakasih anda telah membaca artikel Mengenal Kacang Koro dan Manfaat Yang terkandung di Dalamnya Silahkan baca artikel Yepi Share Everything Tentang Sekedar Share Yang lainnya. Dan saya ucapkan juga terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Semoga Bermanfaat untuk anda.

 
Leave a comment

Posted by on 31 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Koro

 

Kacang Gude

photfile-images_cajanus-cajan-01-rrs-kacanggude

Gude, kacang gude, atau kacang bali (Cajanus cajan) adalah sejenis tanaman kacang-kacangan yang bersifat tahunan (perenial). Bijinya dapat dimakan dan menjadi sumber pangan alternatif. Tanaman ini relatif tahan panas dan kering sehingga cocok sebagai tanaman penghijauan kawasan kering.

Di Indonesia, tumbuhan ini disebut binatung (Makassar),[6] fouhate (Ternate dan Tidore),[7] gude, kacang kayu, kacang gude (Jawa), kacang bali (Bahasa Melayu), kacang hiris (Sunda), kance (Bugis), kekace, undis (Bali), kacang iris, kacang turis, lebui, legui, puwe jai (Halmahera), tulis (Rote), tunis (Timor), dan ritik lias (Batak Karo).[8]

Deskripsi

q

Gude merupakan perdu dengan tinggi mencapai 3 m.[9] Tumbuhan ini juga merupakan kacang tahunan dengan umur yang tidak terlalu panjang, hanya 1-5 tahun.[7] Batangnya berbulu halus, dan bercabang banyak. Ia berbentuk bulat, beralur, berbulu, hijau kecokelatan. Daunnya ganda, beranak daun berjumlah tiga. Ada bulu-bulu halus baik pada bagian atas maupun bawahnya. Helai daun bulat telur sampai elips, tersebar, ujung dan pangkalnya runcing, tepinya rata, bentuk pertulangannya menyirip, dan warnanya hijau.[8] Tangkainya pendek berwarna hijau. Bunganya berbentuk kupu-kupu, berwarna jingga, ataupun kecoklat-coklatan.[9] berjumlah majemuk, karangan bunga sepanjang 15-30 cm, serbuk sarinya berwarna kuning, putiknya satu, bengkok, mahkotanya berwarna kuning dan juga berbentuk kupu-kupu.[6] Buahnya polong, dapat mencapai 7,5 cm,[9] lurus/membengkok seperti sabit, membulat, menjorong/agak persegi. Biji berwarna putih, krim, coklat, ungu kehitaman,[7] dan juga kecil. Akarnya tunggang, dan berwarna putih kotor.[6]

e

Polong yang memecah, memperlihatkan biji

Gude berkecambah 2-3 minggu setelah disemai di tanah. Apabila ditanam secara vegetatif, dia akan tumbuh secara lambat. Setelah 2-3 bulan, maka dia akan bertumbuh dengan akselerasi. Mulai berbunga 56-210 kemudian setelah penyemaian. Kacang gude berusia dewasa dalam waktu 95-256 hari dalam kondisi normal di waktu musim hujan pada waktu siang yang panjang. Apabila siangnya pendek, perpanjang tubuh tumbuhan akan melambat dan bunganya akan terakselerasi. Di Indonesia, musim berbunga dan berbuah mungkin terjadi sepanjang tahun.[10]

Persebaran & habitat

t

Polong muda

Menurut Setijati Sastrapradja dkk. (1981), gude ditemukan di ditemukan di Afrika. Pusat keanekaragamannya yang kedua adalah berada di India. Sekarang, tumbuhan ini acapkali bisa ditemui di wilayah-wilayah tropis dan subtropis.[9] Menurut catatan Prosea, gude berasal dari India, dan menyebar hingga Asia Tenggara. Gude sampai ke Afrika 2000 SM atau lebih awal daripada itu, dan mencapai Amerika lewat jalan perdagangan budak-budak Afrika dan sejumlah penaklukan di sana, dan datangnya gude ini diperkirakan melalui Atlantik dan Pasifik. Ia kini tumbuh di seluruh wilayah tropis, termasuk Anakbenua India dan Afrika Selatan, kemungkinan abad ke-17 Masehi.[10][11]

Catatan-catatan lain menunjukkan bahwa kemungkinan ia memang datang dari India. Pusat persebarannya adalah bagian timur semenanjung India, termasuk wilayah Odisha, yang di sana ada kerabat liarnya (Mansi) yang dapat ditemui di hutan tropis.[12] Penemuan arkeologis terhadap kacang bali didapati dalam dua situs Neolitik di Odisha, Gopalpur dan Golbai Sassan yang bertanggal sekitar 3.400 dan 3.000 tahun lalu, dan sebuah situs di India Selatan, Sanganakallu dan Tuljapur Garhi, yang juga bertanggal 3,400 tahun lalu.[13] Dari India, ia sampai ke Afrika Timur dan Afrika Barat. Saat kacang ini didapati oleh orang Eropa, maka dari situlah kacang gude diberi nama Congo Pea (Kacang Kongo).[11]

Di Indonesia, gude paling tidak sudah dibudiayakan di Pulau Jawa Di Pulau Jawa sejak abad ke-6 Masehi. Budidaya gude secara luas belum pernah dilakukan, tapi kacang gude umumnya ditanam di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.[14] Terutama di Jawa bagian timur, banyak ditemukan di huma-huma maupun kebun-kebun hingga pada ketinggian 2000 mdpl.[9] Heyne mengatakan tumbuhan ini ditanam 1650 mdpl. Dia bisa dibudidayakan baik di negara-negara beriklim tropis maupun subtropis. Dahulu, di wilayah Sunda, tumbuhan ini ditanam baik di lahan kring ataupun tanggul untuk mengairi sawah.[15] Di Jawa, gude ditanam sebagai tanaman pangan atau sebagai pupuk hijau. Dapat tumbuh dari dataran rendah hingga pada ketinggian 2000 mdpl. Pertumbuhannya membutuhkan banyak cahaya matahari dan tidak tahan terhadap kondisi lembap.[16]

 
Leave a comment

Posted by on 31 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Gude

 

Kacang Walnut

kacang walnut

Orang Cina menyebut walnut sebagai longevity fruit. Bukan semata-mata karena pohonnya bisa berumur beberapa ratus tahun, tapi karena walnut secara kultural termasuk salah satu makanan untuk mencapai umur panjang.

Ada tiga jenis walnut. Yang paling populer adalah persian walnut. Ada lagi black walnut yang warnyanya lebih gelap. Walnut jenis lain adalah butter nut yang sering juga disebut white walnut. Butter nut lebih berminyak dan rasanya lebih manis daripada jenis yang lain.

Walnut mengandung 60 persen lemak dan 20 persen protein. Sebagian besar kandungan lemaknya adalah lemak sehat linolenat omega-3). Menyantap segenggam walnut setiap hari, yang mengandung 2 gram omega-3, dapat mencegah serangan jantung.

Dalam walnut juga tersimpan magnesium, mangan, dan tembaga. Pada walnut juga didapatkan asam ellagat, jenis flavonoid yang dapat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Fitosterol pun terdapat dalam jumlah berlimpah dalam walnut. Kandungan fitosterol ini dapat berperan sebagai pelindung jantung, serta memperkuat paru-paru dan ginjal. Kandungan seratnya yang tingi membantu gerak peristaltik usus besar.

 
Leave a comment

Posted by on 29 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Walnut

 

Kacang Tunggak

kacang tunggak

Kacang tunggak atau yang juga dikenal dengan kacang tolo merupakan kerabat dari kacang panjang. Bentuknya sangat khas, berwarna kekuningan dan di tengahnya berwarna hitam. Kacang ini kaya manfaat untuk kesehatan dan diet.

Tinggi serat
Kacang tunggak mengandung serat yang tinggi. Setengah cangkir kacang tunggak mengandung 5,6 gram serat. Serat merupakan nutrisi yang membantu mengatur sistem pencernaan Anda dan membantu meringankan sembelit dan gejala sindrom iritasi usus besar. Serat juga membantu menjaga kadar kolesterol sehat dengan mencegah kolesterol menyerap ke dalam aliran darah Anda , yang mengurangi resiko terkena penyakit jantung.

Kalium
Kacang ini mengandung kalium yang membantu menjaga tekanan darah Anda serta menurunkan risiko penyakit jantung. Jumlah kalium yang seimbang dapat menyehatkan otot dan tulang.

Rendah lemak dan kalori
Kacang tunggak merupakan makanan rendah lemak dan rendah kalori sehingga tepat digunakan untuk diet. Pola makan rendah lemak dan kalori membantu Anda menurunkan berat badan dan mencegah penyakit diabetes.

Protein
Jika Anda tidak gemar makan daging, ganti dengan kacang tunggak. Ia adalah sumber protein yang baik. Protein membangun otot dan menyediakan energi untuk tubuh Anda.

Zat besi
Satu lagi kabar baik dari kacang tunggak. Ia kaya zat besi yang dapat mencegah anemia dan mencegah tubuh Anda lemah, letih, lesu setiap hari.

Kacang ini bisa dinikmati dengan cara di buat sayur atau bahan tambahan rempeyek. Selamat mencoba.

 

 
Leave a comment

Posted by on 29 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Tunggak

 

Kacang Tanah

kacang tanah

Kandungan dan Manfaat Kacang Tanah –

Kacang tanah selalu di identikan dengan jerawat. Kenapa ya ? banyak mitos mengatakan kalau banyak makan makanan dari kacang tanah seperti kacang bawang, kacang kulit dan lain – lain bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Benarkah mitos tersebut ? lalu mengapa bisa demikian ? biar lebih jelas dan menghilangkan keraguan maka rasanya perlu kita ulas secara detail mengenai si kacang ini.


Kacang tanah atau bahasa ilmiahnya
Arachis hypogaea L merupakan tanaman polong-polongan atau legum dari famili Fabaceae. Kacang ini banyak dibudidayakan di Indonesia, dan merupakan kacang terpenting kedua setelah kacang kedelai. Di beberapa daerah di Indonesia, kacang tanah memiliki beberapa sebutan, di antaranya : kacang una, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, dan masih banyak lagi. Kacang ini memiliki ciri fisik tanaman berupa tanaman perdu setinggi 30 hingga 50 cm dan berdaun kecil.

 

Kandung di Dalam Kacang Tanah

Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya. Mempunyai rasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Kacang tanah bekerja meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung koroner. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat ( Sumber : Wikipedia ).

Manfaat Kacang Tanah dan Kacang – Kacangan Bagi Kesehatan

  1. Membantu Meningkatkan Kesuburan
    Kacang mengandung baik jumlah asam folat. Mengulangi penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang memiliki asupan harian 400 mikrogram asam folat sebelum dan selama awal kehamilan mengurangi risiko memiliki bayi lahir dengan cacat tabung saraf yang serius hingga 70%.

2. Bantu dalam Peraturan Gula Darah
Seperempat cangkir kacang dapat memasok tubuh dengan 35% dari nilai yang dibutuhkan sehari-hari mangan, mineral yang berperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat, penyerapan kalsium, dan regulasi gula darah.

3. Membantu Mencegah Batu empedu
Mungkin mengejutkan bahwa kacang dapat membantu mencegah batu empedu. Tapi 20 tahun penelitian telah menunjukkan bahwa makan 1 ons kacang, kacang atau selai kacang seminggu menurunkan risiko batu empedu berkembang sebesar 25%.

4. Membantu Fight Depresi
Kacang tanah merupakan sumber yang baik triptofan, suatu asam amino esensial yang penting untuk produksi serotonin, salah satu bahan kimia otak kunci yang terlibat dalam regulasi suasana hati. Ketika depresi terjadi, penurunan jumlah serotonin dapat dilepaskan dari sel-sel saraf di otak. Triptofan dapat meningkatkan efek antidepresan serotonin itu bila ada peningkatan jumlah serotonin dalam darah.

5. Memori meningkatkan Power
Apakah Anda tahu apa yang dapat ditemukan dalam kacang yang memberi mereka “makanan otak” ? Hal ini disebabkan mereka vitamin B3 atau niasin konten yang banyak manfaat kesehatan termasuk fungsi otak normal dan meningkatkan kekuatan memori.

6. Membantu Tingkat Kolesterol Rendah
Gizi yang sama kacang yang memberikan kekuatan meningkatkan memori mereka juga membantu menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol. Ditambahkan ke yang isinya tembaga mereka yang membantu dalam mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

7. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara teratur terkait dengan penurunan risiko penyakit jantung. Kacang kaya hati-ramah lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan seperti asam oleat. Meraih segenggam kacang tanah dan kacang lainnya setidaknya empat kali seminggu untuk mengurangi risiko kardiovaskular dan penyakit jantung koroner.

8. Melindungi Terhadap Umur terkait Penurunan Kognitif
Peserta penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki asupan yang paling kaya niasin makanan seperti kacang adalah 70% lebih cenderung memiliki penyakit Alzheimer dikembangkan. Seperempat cangkir sehari kacang sudah dapat pasokan hampir seperempat dari nilai yang dibutuhkan sehari-hari untuk niacin.

9 Kanker Perlindungan
Suatu bentuk Fitosterol yang disebut beta-sitoserol (SIT) ditemukan dalam konsentrasi tinggi di beberapa pabrik minyak, biji-bijian, dan polong-polongan termasuk kacang. Pitosterol tidak hanya melindungi terhadap penyakit jantung dengan menghalangi penyerapan kolesterol, mereka juga melindungi terhadap kanker dengan menghambat pertumbuhan tumor.

10. Risiko Menurunkan Berat Badan
Makan kacang-kacangan secara teratur dikaitkan dengan risiko menurunkan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang makan kacang setidaknya dua kali seminggu sangat kecil kemungkinannya untuk mendapatkan berat badan daripada mereka yang hampir tidak pernah makan mereka.

Walaupun kacang tanah mengandung kandungan gizi yang banyak dan lengkap, akan tetapi untuk orang yang memiliki penyakit kanker payudara dihimbau untuk tidak mengkonsumsinya.

Lalu bagaimana mengenai mitos bahwa kacang bisa picu jerawat ?

Berikut penjelasannya..

Sebuah riset dari American Academy of Dermatology untuk urusan kecantikan kulit menyatakan hal yang bertolak belakang dari mitos tersebut. Mereka berpendapat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh coklat, ice cream, ataupun makanan seperti kacang.

Colorado State University Department of Health and Exercise menyarankan untuk mengurangi gula dan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Institusi tersebut telah meneliti sekitar 1300 orang penduduk pulau Kitivan di Papua New Guinea yang puasa makanan manis serta makanan berkarbohidrat. Sehari-harinya mereka hanya makan ikan, buah, dan daging yang dimasak secara tradisional. Hasilnya tidak ada satu jerawat pun yang bertengger di wajah mereka.

Jadi, kesimpulannya kacang tidak menimbulkan jerawat justru makanan yang manis dan berkarbohidrat tinggi yang bisa picu jerawat. Untuk itu baiknya kita rutin mengkonsumsi kacang karena kandungan gizinya yang banyak dan terbukti memliki banyak khasiat.

Semoga informasi yang admin paparkan di atas bisa bermanfaat bagi anda.

 
Leave a comment

Posted by on 29 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Tanah

 

Kacang Pistachio

kacang pistachio

Tak perlu heran jika mendapat oleh-oleh pistachio (baca: pistasio) dari saudara yang baru pulang naik haji. Sebab pistacio memang banyak tumbuh di Timur Tengah dan Asia Barat. Kata pistachio berasal dari Bahasa Persia pisteh, yang berarti makanan terpandang. Maklum saja, sebab pistachio pada zaman Romawi Kuno memang merupakan santapan kebanggaan para aristokrat.

Pistachio panggang, biasanya dijual dalam kemasan plastik di pasar swalayan berada satu rak dengan kuaci, merupakan kudapan sehat yang lezat. Garing dan renyah, rasanya gurih. Kacangnya mengintip dari balik katup kulitnya yang sedikit membuka. Selain enak dinikmati kering sebagai pistachio panggang, pistachio juga sering dimanfaatkan sebagai campuran masakan daging dan hidangan pai.

Pistachio kaya akan zat besi, folat, kalium, asam pantotenat, niasin, riboflavin dan seng. Makan 50 biji pistachio sudah menyediakan lebih dari 10 persen kebutuhan serat sehari, vitamin B6, tiamin, magnesium, fosfor, dan zat tembaga. Pistachio juga mengandung banyak fitosterol alias “kolesterol” nabati, yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Di samping itu, pistachio merupakan sumber yang unggul dari asam lemak tidak jenuh tunggal, jenis lemak yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol “jahat” LDL dan meningkatkan kadar kolesterol “baik” HDL. PistachioM merupakan pelumas bagi usus dan memberikan bagi usus dan memberikan bahan penguat (tonic) pada ginjal dan hati.

 
Leave a comment

Posted by on 29 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Pistachio

 

Kacang Pinus

wer

Pine nut adalah biji-biji dari pohon pinus. Melihat nama asingnya, mungkin cukup pas kalau pine nut ini diindonesikan menjadi kacang pinus, meskipun sebutan itu belum lazim. Selain pine nut, ada juga biji-biji dari berbagai jenis tanaman pinus yang banyak tumbuh di berbagai bagian dunia.

Seperti pignoli, pinyon nut, Indian nut, biji-biji pinus ini terdapat dalam buah pinus yang berbentuk kerucut. Untuk memanen bijinya, kerucut buah pinus dijemur. Setelah kering, biji-bijinya akan lepas bertebaran. Biji-biji ini yang kemudian dipecahkan. Karena untuk memperoleh bijinya memerlukan proses yang agak sulit, maka harga kacang pinus ini cukup mahal. Kacang pinus mengandung 14 persen protein.

Kandungan mineral dan lemak sehatnya menjadikan kacang pinus efektif sebagai makanan pembentuk basa dalam darah dan jaringan tubuh. karena itu, kacang pinus secara konvensional oleh penduduk negara-negara Barat disebutkan dapat berfungsi sebagai pelumas bagi paru-paru dan usus besar. Sering menyantap kacang pinus dapat membantu menggenjot sistem kekebalan tubuh.

 
Leave a comment

Posted by on 29 January 2015 in JENIS-JENIS, Kacang Pinus